Saham-saham Australia Berakhir Turun 0,65 Persen


INILAHCOM, Sydney - Saham-saham Australia berakhir melemah, Selasa (20/10/2015). Itu karena penurunan harga minyak dan komoditas global pada Senin serta data manufaktur China yang lebih lemah memukul saham-saham sumber daya lokal.

Indeks acuan S&P/ASX200 berakhir 34,1 poin atau 0,65 persen lebih rendah pada 5.235,6, sementara indeks All Ordinaries turun 33,0 poin atau 0,62 persen menjadi 5.271,6. Para analis setempat percaya indek acuan perlu menerobos tanda 5.300 agar kegiatan investor untuk meningkat setelah melayang antara 5.100 dan 5.250 poin sepanjang Oktober, relatif stabil sejak Agustus dan bulan volatilitas September 2015.

Kepala Riset Laporan Saham Australia Chris Conway mengatakan para pedagang dan investor lokal duduk kembali, menunggu segala sesuatu terjadi dan bereaksi sebaik mungkin. Woodside Petroleum merosot 4,99 persen, Santos turun 3,11 persen sementara Oil Search kehilangan 1,75 persen setelah penurunan signifikan dalam harga minyak pada Senin. BHP Billiton turun 2,91 persen, saingannys Rio Tinto kehilangan 2,27 persen, sementara penambang emas Newcrest merosot 5,05 persen.

Westpac tergelincir 1,56 persen, ANZ turun 1,59 persen, National Australia Bank berakhir 0,63 persen lebih rendah sedangkan Commonwealth Bank of Australia turun 0,92 persen setelah respon pemerintah Australia untuk penyelidikan sistem keuangan. Wesfarmers naik 0,52 persen, namun Woolworths turun 0,52 persen. Qantas terangkat 1,55 persen sementara Telstra menguat 2,83 persen. [tar]



Read More : Saham-saham Australia Berakhir Turun 0,65 Persen.



0 komentar:

Posting Komentar